9/14/2009

Rangkuman materi SKI kelas Enam MI


RANGKUMAN MATERI FIQH
BAB ZAKAT FITRAH
1. Zakat menurut bahasa artinya berkah, tumbuh, bersih, baik, dan bertambah. Sedangkan menurut istilah zakat adalah sebagian dari harta kita yang kita keluarkan untuk diberikan kepada mereka yang berhak berdasarkan ketentuan dari Allah SWT. Hal ini telah dijelaskan dalam firman Allah SWT sebagai berikut :

...خذ من اموالهم صدقة تطهرهم وتزكيهم بها.....
Artinya : “Ambilah zakat dari harta mereka, guna membersihkan dan menyucikan mereka, dan berdo’alah untuk mereka…(Q.S.At-Taubah 9 : 103 )
2. Zakat fitrah ini mulai di wajibkan pada tahun kedua hijriyah, yang sekaligus merupakan tahun awal diwajibkannya puasa ramadhan.
3. Syarat wajib zakat fitrah adalah :
 Beragama Islam
 Mempunyai kelebihan makanan untuk sehari semalam bagi seluruh keluarga pada waktu matahari terbenam dihari terakhir bulan ramadhan.
 Masih hidup ketika matahari terbenam pada akhir ramadhan atau telah lahir sebelum salat idul Fitri.
4. Zakat fitrah harus dibayar sebelum salat idul fitri dilaksanakan, bila dibayar setelah salat idul fitri, maka tidak dihitung sebagai zakat.
5. Besar zakat untuk setiap jiwa adalah satu sa’ atau 2,305 kg ( dibulatkan menjadi 2,5 kg ) makanan pokok.
6. Orang-orang yang berhak menerima zakat fitrah adalah :
1. Orang fakir. Fakir adalah orang-orang yang tidak memunyai harta atau penghasilan yang layak untuk memenuhi kebutuhan pokoknya. Baik untuk dirinya sendiri maupun keluarganya.
2. Orang miskin. Miskin adalah orang yang mempunyai harta atau penghasilan, tetapi tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup dirinya dan keluarga tanggungannya.
3. Amil zakat, yaitu orang yang bertanggung jawab melaksanakan segala sesuatu yang berkenan dengan zakat.
4. Mualaf, yaitu orang yang baru masuk Islam yang masih dianggap masih lemah imannya.
5. Riqab, yaitu untuk memerdekakan budak dengan jalan tebusan.
6. Garim, yaitu orang yang berutang dan tidak mampu membayarnya.
7. Fi sabililah, yaitu mereka yang berjuang dijalan Allah SWT ( seperti prajurit Islam ) untuk keperluan berda’wah.
8. Ibnu sabil ( musafir ), yaitu orang yang berada dalam perjalanan.

BAB PUASA
7. Puasa adalah menahan diri dari makan dan minum dan segala hal yang membatalkan puasa dari mulai terbit fajar sampai terbenam matahari.
8. Puasa-puasa yang di wajibkan : Puasa Ramadhan, puasa nadzar ( janji ), dan puasa kifarat ( tebusan / hutang ).
9. Kewajiban berpuasa dimulai sejak tahun kedua hijriyah. Ayat tentang perintah diwajibkannya berpuasa yaitu surat Al-Baqarah ayat 183.
10. Rukun puasa adalah sesuatu yang apabila tidak dikerjakan maka puasanya tidak syah dan tidak mendapatkan pahala. Rukun puasa ada dua yaitu : Niat dan menahan diri dari segala sesuatu yang dapat membatalkan puasa dari muali terbit fajar sampai terbenam matahari.
11. Sedangkan syarat puasa ad
12. Macam-macam puasa sunah : Puasa senin dan kamis, puasa Nabi Daud ( sehari puasa sehari berbuka ), puasa Arofah ( tanggal 9 Dzulhijah ), puasa 6 hari dibulan Syawal, puasa pada tiap pertengahan bulan Islam ( 13,14, dan 15 ) kecuali bulan Dzulhijah.
BAB HAJI DAN UMRAH

13. Haji atau Umrah yaitu sengaja mengunjungi ka’bah di mekah almukaramah untuk melaksanakan ibadah dengan syarat-syarat tertentu. Haji hanya diwajibkan satu kali sedangkan yang kedua atau selanjutnya mendapat ganjaran sunah.
14. Perintah wajib menunaikan ibadah haji tertera dalam Alqur’an surat Ali-Imran ayat 97 berbunyi :
ولله على الناس حج البيت من الستطاع اليه سبيلا...
Artinya : “ Dan wajib atas manusia terhadap Allah SWT menunaikan haji ke baitullah bagi orang yang mampu menjalankannya “.
15. Perbedaan Rukun dan Wajib haji :
 Kalau Rukun apabila tidak dikerjakan salah satunya maka hajinya gugur ( tidak syah ) dan tidak bisa dibayar dengan dam atau denda.
 Sedangkan Wajib Haji apabila tidak dikerjakan salah satunya maka hajinya syah tetapi harus membayar dam atau denda.
16. Istilah-istilah penting dalam ibadah haji dan umrah :
 Miqat, yaitu batas waktu dan batas tempat ( Zamani dan Makani )
 Thawaf, yaitu mengeliling kaabah sebanyak tujuh kali putaran dimulai dari hajar aswad dan berakhir disitu pula.
 Sa’i, yaitu berlari-lari kecil dari bukit safa ke bukit marwah.
 Wukuf di padang arafah, yaitu berdiam diri di padang arafah dimulai saat tergelincir matahari ( waktu duhur ) tanggal 9 Dzulhijah sampai waktu fajar tanggal 10 Dzulhijah.
 Dam, yaitu denda atau pengganti karena tertinggal salah satu wajib haji.
BAB MAKANAN DAN MINUMAN YANG HALAL

17. Halal artinya segala sesuatu yang diperbolehkan oleh Allah SWT dan Rasulnya, sedangkan Haram artinya segala sesuatu yang dilarang oleh Allah SWT dan Rasulnya.
18. Makan yang halal dibagi 2 yaitu : Makanan yang ada di darat ( makanan pokok, ubi-ubian, buah-buahan, dan binatang ternak yang halal ) dan makanan yang ada di air ( segala jenis binatang yang hidup di air walaupun sudah menjadi bangkai ).
19. Macam-macam binatang yang haram menurut Nash Al-Qur’an surat Al-Maidah yaitu :
 Bangkai, yaitu binatang yang mati tampa disembelih kecuali bangkai ikan dan belalang.
 Darah, yaitu yang berasal dari hewan ataupun manusia dimasak ataupun tidak
 Daging Babi, yaitu semua jenis babi ( ternak atau liar ) termasuk tulang dan kulitnya.
 Binatang yang disembelih bukan atas nama Allah SWT
 Binatang yang mati tercekik baik sengaja atau tidak
 Binatang yang mati terpukul baik sengaja atau tidak
 Binatang yang mati terjatuh misalnya kambing yang terjatuh dari kandang atau ( masuk lobang ), ketika menjadi bangkai daringnya menjadi haram dimakan.
 Binatang yang mati karena di tanduk binatang yang lain sampai mati
 Binatang yang mati karena dimakan binatang buas kecuali, yang sempat untuk disembelih.
 Binatang yang di sembelih untuk berhala
20. Binatang yang haram karena Nash Hadist yaitu :
 Binatang yang bertaring misalnya gajah, singa, badak, beruang dll
 Binatang yang berkuku tajam misalnya burung elang, kucing, anjing, dll.
 Binatang yang hidup didua alam ( di darat dan di air ), misalnya buaya, kadal, katak dll.
 Binatang buas dan disuruh untuk membunuhnya seperti ular, gagak, tikus, anjing galak, burung elang dll.
 Binatang yang haram karena membunuhnya seperti semut, tawon, burng teguk-teguk, dan burung suradi.
 Binatang yang haram karena kotor dan menjijikan seperti kutu, ulat, cacing, belatung dll

BAB QURBAN, AQIQAH DAN KHITAN

21. Qurban artinya menyembelih binatang seperti kambing, kerbau, sapi, atau unta pada hari raya idul adha dan tiga hari sesudahnya ( hari tasyrik, 11,12,13 Dzulhijah ).
22. Perintah berqurban terdapat dalam surat Al-kautsar ayat 1 dan 2.
23. Ketentuan binatang yang diqurbankan yaitu :
 Seekor kambing untuk satu orang ( umur dua tahun lebih )
 Seekor sapi / kerbau untuk 7 orang ( umur dua tahun lebih )
 Seekor Unta untuk 7 orang ( umur lima tahun lebih )
24. Aqiqah artinya menyembelih hewan berupa kambing pada hari ketujuh kelahiran anak ( laki-laki 2 ekor dan perempuan 1 ekor ).
25. Khitan yaitu memotong kuluf atau ujung kulit kemaluan laki-laki, sedangkan khitan bagi perempuan dimanai supit. Hukumnya bagi laki-laki wajib sedangkan bagi wanita di muliakan.

BAB JUAL BELI, KHYIAR, DAN RIBA

26. Jual beli yaitu tukar menukar barang dengan uang atau barang yang seharga untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan. Hukumnya halal atau dibolehkan berdasarkan firman Allah SWT surat Al Baqarah ayat 275 :
واحل الله البيع وحرم الربوى....
Artinya : “……dan Allah SWT telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba “.
27. Rukun jual beli yaitu ada penjual, ada pembeli, ada alat, ada barang yang dijual dan ada ijab qabul.
28. Jual beli yang dilarang :
 Membeli barang yang sudah dibeli orang lain dalam masa khiyar ( tawar menawar ).
 Membeli barang untuk mengacaukan harga pasar
 Membeli barang untuk di timbun.
 Jual beli sistim ijon, hasil curian, barang Nazis, barang-barang maksiat, dan jual beli untuk menipu.
29. Khiyar yaitu memilih diantara dua, apakah jual beli itu dilanjutkan atau di batalkan. Khiyar dibagi menjadi tiga macam yaitu :
 Khiyar majlis yaitu sipembeli boleh berkhiyar selama keduanya masih berada ditempat.
 Khiyar Syarat yaitu berkhiyar dengan syarat apabila barangnya tidak sesuai maka bisa dikembalikan, tidak lebih dari 3 hari
 Khiyar ‘Aibi yaitu sipembeli boleh mengembalikan barang apabila ada cacat/ kekurangan pada barang yang dibeli
30. Riba menurut bahasa lebih atau bertambah. Menurut istilah artinya keuntungan berlebih dengan jalan tidak wajar.
31. Macam-macam riba :
 Riba Fadli yaitu tukar menukar barang yang sejenis dengan tidak sama timbangannya disyaratkan oleh orang yang menukarnya
 Riba Qardhi yaitu menghutangkan sesuatu dengan mensyaratkan pembayrannya harus lebih
 Riba Yad yaitu berpisah dari tempat akad sebelum timbang terima
 Riba Nasi’ah yaitu melambatkan pembayaran dan melebihkan pembayaran
BAB PINJAM-MEMINJAM, SEWA-MENYEWA,
DAN IJARAH (UPAH) DALAM ISLAM

32. Pinjam meminjam dalam islam disebut “Ariyyah”. Menurut istilah yaitu meminjam sesuatu milik orang lain untuk diambil manfa’atnya dan dikembalikan sebagaimana mestinya secara utuh.
33. Pinjam meminjam diperbolehkan dalam islam karena termasuk Ta’awun atau tolong menolong, berdasarkan firman Allah SWT surat Al-Maidah:2:
وتعاونوا على البر والتقوى ولا تعاونوا على الاثم والعدوان
“ Dan tolong-menolonglah kamu dalam kebaikan dan taqwa, dan janganlah kamu tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan”
34. Rukun Pinjam-meminjam :
 Adanya Mu’iir atau orang yang meminjam
 Adanya Musta’ir atau orang yang meminjam
 Adanya Musta’ar atau barang yang akan dipinjam
 Adanya perjanjian waktu mengembalikan barang
 Adanya ijab dan qabul
35. Sewa-menyewa artinya menyerahkan sesuatu barang kepada orang lain untuk diiambil manfaatnya dengan membayar ongkos ganti rugi.
36. Upah dalam islam disebut Ijarah/Ujrah yaitu memberi upah kepada seseorang setelah mengerjakan pekerjaan tertentu atau samai pada waktu tertentu. Pembayaran upah harus disegerakan setelah pekerjaannya selesai atau sebelum keringatnya kering. Sebagaimana hadits nabi Muhammad :
اعطوا الاجيراجره قبل ان يجف عرقه........
“ Berikanlah Upah kepada buruh sebelum keringatnya kering”
(HR. Ibnu Majah)

BAB BARANG TITIPAN DAN BARANG TEMUAN

37. Barang titipan disebut juga :”Wadi’ah”. Menurut istilah yaitu menitipkan barang kepada orang lain agar dijaga dan dipelihara sebagaimana mestinya.Hukumnya sunah apabila ia sanggup menjaga dan memeliharanya.
38. Barang temuan disebut juga “Luqathah”. Yaitu menemukan barang milik orang lain ditempat umum yang tidk diketahui siapa pemiliknya.
39. Kewajiban sipenemu barang yaitu menjaganya dan mengumumkan selama satu tahun ditempat-tempat umum, jika barang itu benar-benar berharga. Jika hanya makanan maka boleh kita makan agar tidak mubadzir tetapi jika ada yang menanyakan kita wajib menggantinya. Menggunakan barang temuan diperbolehkan asal ia sanggup menggantinya jika suatu saat ada pemilik barang yang akan mengambilnya/menanyakannya.

BAB KEWAJIBAN TERHADAP JENAZAH, TA’ZIYAH
DAN ZIARAH

40. Kewajiban setiap muslim terhadap penyelenggaraan jenazah ada 4 yaitu:
 Memandikan
 Mengafani (laki-laki 3 lapis, perempuan 5 lapis) kain
 Menyolati Hukumnya fardu kifayah. Shalat jenazah adalah shalat yang dilakukan dengan empat kali takbir
 Menguburkan
41. Taziyah yaitu melawat ortang yang meninggal dunia dengan tujuan untuk menghibur dan meringan kan beban keluarga yang ditinggalkan. Hukumnya sunah dan sebaiknya ta’ziyah dilakukan sebelum mayat dikuburkan.
42. Ziarah yaitu Mengunjungi makam atau kuburan orang muslim yang meninggal dunia dengan maksud untuk mendo’akan agar dirinya dan orang yang meninggal diampuni segala dosa-dosanya.

Rangkuman materi SKI kelas Enam MI


RANGKUMAN MATERI
SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM

A. Berdakwah Kepada penduduk Mekah serta ketabahan
Nabi dan para pengikutnya
1. Secara umum, Nabi menempuh dua cara berdakwah yaitu, berdakwah secara sembunyi-sembunyi dan berdakwah secara terang-terangan.
2. Nabi Muhammad berdakwah secara sembunyi-sembunyi selama tiga tahun.
3. Nabi Muhammad mulai berdakwah secara terang-terangan kepada kelurganya yaitu Bani Hasyim, setelah nabi menerima wahyu Surat Asy-syu’aro ayat 214-216.
4. Peristiwa yang menandai dakwah nabi secara langsung yaitu kepada penduduk mekah adalah saat nabi menyeru mereka di bukit Shafa
5. Banyak cara yang dilakukan oleh kaum kafir quraisy untuk menghalangi dakwah nabi, baik dilakukan kepada nabi sendiri maupun kepada para sahabatnya, diantaranya :
a. Dengan ejekan dan hinaan lisan
b. Dengan kekerasan secara langsung, misalnya dengan melempari rumah nabi dengan batu, atau melemparkan kotoran kepada tubuh nabi
c. Dengan menjatuhkan kehormatan nabi, misalnya yang dilakukan Abu lahab yang memaksa anaknya untuk menceraikan anak-anak nabi
d. Dengan cara halus yaitu dengan cara membujuk nabi dengan harta, tahta dan wanita
e. Dengan merayu Abu Thalib agar ia membujuk nabi menghentikan dakwahnya.
6. Banayak sahabat yang mendapat tekanan atau sikasaan, terutama sahabat yang berasal dari kalangan muda dan kalangan budak. Dari kalangan pemuda yang mendap-at siksaan antara lain adalah Sahabat Utsman bin Affan, Mus’ab bi Umair, dan Kholid bin Uthbah. Sedangkan kalangan budak yang mendapat siksaan antara lain adalah: Bilal bin Rabah, Suamaiyah, Yasir, dan Amar bin Yasir.
7. Sumaiyah dan Yasir adalah dua orang pengikut nabi yang paling pertama kali mati syahid. Mereka disiksa oleh bekas majikannya dari bani Makhzum.
8. Meskipun nabi mendapatkan hinaan, cemoohan, bahkan siksaan, nabi tidak berhenti berdakwah.
9. Baik penderitaan maupun kesenangan tidak menjadikan nabi Muhammad berpaling dari tujuannya, yakni mengajak umat manusia menyembah hanya kepada Allah SWT SWT.
10. Contoh ketabahan kaum muslimin dalam menghadapi tekanan dan penderitaan ditunjukan saat mereka harus hijrah ke Habsyi dan menjalani masa-masa pengucilan.
11. Karena menghindari tekanan dari kaum kafir, kaum muslimin hijrah ke Habsyi. Hijrah ke Habsyi dilakukan dua kali. Rombongan pertama berjumlah 16 orang sedangkan rombongan kedua berjumlah 83 orang. Pemimpin rombongan hijrah adalah Ja’far bin Abi Thalib sepupu nabi.
12. Raja Habsyi yang bernama Najasyi menyambut dengan baik kedatangan kaum muslimin ke negrinya.
13. Untuk semakin menekan kaum muslim, kaum kafir mengucilkan keluarga nabi, yaitu bani Hasyim, dari pergaulan dan perdagangan penduduk Mekah. Pengucilan ini meliputi tiga hal, yaitu:
a. Keluarga bani Hasyim dikucilkan disebuah lembah yang gersang dan tandus
b. Penduduk Mekah dilarang melakukan jual beli dengan keluarga bani Hasyim.
c. Penduduk mekeh dilarang menjalin hubungan perkawinan dengan kalangan bani Hasyim
14. Pengucilan terhadap bani hasyim berlangsung hingga tiga tahun
15. Siafat-sifat utama yang dapat diteladani Nabi dan para sahabatnya saat menghadapi tekanan dan penderitaan antara lain, :
a. Sabar dalam menanggung penderitaan
b. Bersedia berkorban demi keyakinan yang dipegang
c. Pantang menyerah demi meraih tujuan dan cita-cita
d. Tidak mudah terbujuk kesenangan dunia
e. Tidak mendendam kepada musuh
B. Nabi Muhammad Rahmat Bagi seluruh Alam
16. Nabi Muhammad adalah rahmat bagi seluruh alam. Hal ini ditegaskan melalui firman Allah SWT dalam surat al Ambiya ayat 102:
وما ارسلناك الا رحمة للعالمين....
17. Maksud dari rahmat bagi seluruh alam adal;ah bahwa bahwa nabi Muhammad diutus oleh Allah SWT tidak lain untuk memberi maslahat dan manfa’at kepada kehidupan yang ada di dunia ini, baik untuk sesama manusia, tumbuhan, maupun hewan.
18. Dalam memandang sesamanya, nabi beranggapan bahwa semua manusia memiliki kedudukan sama dihadapan Allah SWT . Yang membedakan hanyalah tingkat ketakwaannya. Hal ini menjadikan nabi tidak pernah membedakan manusia berdasarkan asal-usulnya.
C. Nabi Muhammad Hijrah Ke Thaif
19. Masa pengucilan yang dilakukan pihak quraisy terhadap nabi Muhammad dan para pengikutnya berlangsung selama tiga tahun. Salah satu tokoh Quraisy yang mempelopori penghentian pengucilan tersebut adalah Zubair bin Abi Umayah
20. Tidak lama setelah pengucilan usai, Khadijah dan Abu Thalib meninggal secara beruntun. Khadijah meninggal pada usia 65 tahun. Sedangkan Abu Thalib meninggal pada usia 80 tahun. Karena kesedihan itu maka tahun tersebut dikenal dalam sejarah sebagai “Amul Huzni” atau tahun duka cita.
21. Setelah Khadijah dan Abu Thalib meninggal nabi tidak mempunyai lagi pelindung di Mekah, maka nabi melakukan Hijrah ke kota Thaif untuk berdakwah dan mencari perlindungan, kota thaif terletak kira-kira 65 Km sebelah tenggara Mekah. Namun maksud baik nabi malah dihalangi dan ditentang oleh para pemuda dari Bani Tsaqif mereka melempari nabi dengan batu.
D. Isra dan Mi’raj
22. Isra mi’raj terjadi pada tengah malam tanggal 27 Rajab tahun ke-11 kenabian atau kira-kira tahun 621 M.
23. Isra Mi’raj adalah perjalanan nabi Muhammad pada tengah malam dari masjidil Haram di Makkah Al-mukarromah sampai ke Masjidil Aqsha di Palestina, dan dari Masjidil Aqsha menuju Sidratul Muntaha dilangit ketujuh untuk kemudian menghadap Allah SWT secara langsung, dan disinilah nabi menerima perintah Shalat lima waktu.
24. Dalam perjalanan ini nabi mengendarai kendaraan yang berasal dari Syurga bernama Buroq, dan ditemani oleh Malaikat Jibril as.
25. Beberapa kejadian aneh yang terjadi saat isra Mi’raj antara lain:
a. Nabi melihat orang yang perutnya menggembung sangat besar, hingga orang tersebut tidak mampu lagi berjalan
b. Nabi melihat orang yang memakan daging busuk padahal disana terlihat ada daging yang sangat lezat
c. Nabi melihat orang yang menggunting lidahnya sendiri secara terus-menerus
d. Nabi melihat sebuah kuburan yang harum sekali

26. Hikmah yang bisa diambil dari peristiwa Isra Mi’raj :
a. Menjadi pelipur lara bagi Nabi Muhammad
b. Membuat percaya diri nabi semakin kuat untuk terus berdakwah
c. Membuat keimanan nabi semakin kuat
d. Turunnya perintah Shalat lima waktu
27. Abu bakar adalah sahabat nabi yang pertamakali mempercayai Isra Mi’raj sehingga ia diberi gelar Ash-Shidik


E. Hijrah Nabi Muhammad ke Madinah (Yatsrib)
28. Peristiwa Bai’at Aqobah pertama dan kedua diawali oleh pertemuan Nabi dengan enam orang Yatsrib (Madinah) dari suku khazraj.
29. Bai’at Aqobah pertama diikuti oleh 12 orang. 12 orang ini terdiri atas 10 orang dari suku Kazraj dan 2 orang dari suku Aus. Disebut Bai’at Aqobah karena dilaksanakan di bukit Aqobah.
30. Isi Baiat Aqobah pertama yaitu :
a. Tidak mempersekutukan Allah SWT dengan sesuatu apapun
b. Tidak akan berzina
c. Tidak akan mencuri
d. Tidak akan membunuh bayi
e. Tidak akan berdusta
f. Tidak akan membantah perintah Nabi
31. Untuk mengajarkan penduduk Yatsrib yang baru saja masuk islam, Nabi Muhammad mengutus Mus’ab bin Umair sebagai Da’i
32. Satu tahun setelah Bai’at Aqobah pertama, kaum muslimin Yatsrib melaksanakan Bai’at Aqobah yang ke-dua diikuti oleh 75 orang. Terdiri dari 64 suku Kazraj dan 11 orang suku Aus dan diantara 75 orang itu ada 2 orang perempuan.
33. Isi Bai’at Aqobah ke-dua yaitu :
a. Mena’ati nabi baik saat senggang maupun sibuk
b. Mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran
c. Membela Agama Allah SWT tanpa khawatir dicela
d. Membantu melindungi nabi, sebagaimana melindungi diri sendiri, istri dan anak-anak mereka
34. Hijrah nabi Muhammad ke Yatsrib di Bantu oleh Abu Bakar shidiq, Abdullah bin Abu Bakar, Asma’ binti Abu Bakar, Amir bin Fuhairah, dan Abdullah bin Uraiqis
35. Hikmah peristiwa Hijrahnya kaum muslimin yang dipimpin oleh nabi itu sangat besar pengaruhnya terhadap perkembangan islam, diantaranya :
a. Agama islam semakin kuat posisinya
b. Pertikaian antara suku di Madinah mereda
c. Islam semakin berpengaruh di Jazirah Arab
d. Umat islam mendapatkan pengikut yang lebih banyak di Madinah
36. Nabi tiba di Yatsrib pada hari jum’at 24 Seprtember 622 M, atau bertepatan dengan tanggal 12 Robiul awal tahun 1 Hijriyah.
37. Tidak lama setelah hijrah, nabi melakukan beberapa tindakan yang penting diantaranya adalah :
a. Membangun Mesjid Nabawi
b. Mengubah Nama Yatsrib menjadi Madinah
c. Mempersaudarakan Kaum Anshar dan Muhajirin
d. Mengadakan perjanjian damai dengan kaum Yahudi Madinah
F. Peperangan yang terjadai pada Masa Nabi
38. Sebab-sebab meletusnya perang Badar adalah :
a. Rongrongan kaum kafir Quraisy terhadap kaum Muslimin di Madinah
b. Dendam kaum quraisy atas terbunuhnya Amr bin Al Hadrami di Nakhlah
c. Pengejaran kafilah kaum muslimin kepada kafir quraisy yang dagang, dipimpin oleh Abu Sufyan
39. Perang Badar terjadi di Lembah Badar pada hari Jum’at tanggal 17 Ramadhan tahun 2 Hijriyah. Pasukan kaum muslimin saat itu berjumlah 300 orang sedangkan pihak kafir Quraisy berjumlah 1.000 orang.
40. Sebab terjadinya perang Uhud adalah balas dendam kafir Quraisy terhadap kekalahan mereka pada perang Badar.
41. Perang Uhud terjadi di Bukit Uhud pada tanggal 15 syawal tahun 3 Hijriyah, atau tahun 625 Masehi. Pada perang ini jumlah pasukan Muslim adalah 700 orang sedangkan kaum quraisy berjumlah 3.000 orang. Perang ini di menangkan oleh kaum Kafir quraisy.,
42. Sebab-sebab perang Khandaq antara lain :
a. Kaum kafir quraisy tidak puas atas kemenangan yang diraih pada perang uhud
b. Kaum Yahudi menghasut kaum kafir Quraisy dan kabilah-kabilah arab Badui agar membunuh Nabi
43. Disebut perang Khandaq karena kaum muslimin pada waktu itu menggunakan parit sebagai taktik perang mereka. Maka perang Khandaq ini disebut juga perang parit. Selain perang Khandaq perang ini disebut juga perang Ahzab (sekutu), sebab pada perang ini pasukan musuh merupakan persekutuan atas kaum kafir quraisy, Yahudi dan kabilah-kabilah arab yang memusuhi nabi.
44. Perang Khandaq terjadi kira-kira pada tahun 5 hijriyah atau 627 Masehi


G. Pembebasan kota Mekah (Fathu Makkah) dan Haji Wada
45. Perjanjian Hudaibiyah terjadi pada bulan Dzulkaidah tahun 6 hijriyah. Perjanjian ini dilakukan karena kaum muslimin yang hendak melakukan umroh tidak diizinkan oleh kaum Quraisy
46. Diantara isi perjanjian Hudaibiyah adalah
a. Kaum muslimin tidak boleh melakukan umroh pada tahun itu
b. Kaum muslimin boleh datang untuk umroh pada tahun depan namun tidak boleh tinggal lebih dari tiga hari.
c. Kaum muslimin tidak boleh membawa senjata saat memasuki kota mekah kecuali pedang yang disarungkan
d. Tidak akan melakukan peperangan antara kaum quraisy dan kaum muslimin selama 10 tahun.
e. Apabila ada orang mekah yang menyebrang ke madinah maka harus dikembalikan, sedangkan orang Madinah yang menyebrang ke Mekah tidak perlu dikembalikan
47. Pada perjanjian Hudaibiyah ini kaum muslimin diwakili oleh Nabi Muhammad, sedangkan kaum quraisy diwakili oleh Suhail bin Amr
48. Baru dua tahun perjanjian ini berlangsung kaum quraisy telah melanggarnya, mereka membantu Bani Bakar yang bersekutu dengan kaum quraisy untuk menyerang Bani Khuza’ah yang bersekutu dengan Kaum Muslimin.
49. Saat hendak membebaskan kota Mekah (Fathu Makkah) nabi membawa 10.000 orang kaum muslimin.
50. Nabi Muhammad membebaskan kota Mekah pada bulan Ramadhan tahun 8 hijriyah atau tahun 630 Masehi.
51. Haji wada adalah haji yang pertama sekaligus yang terakhir yang dilakukan oleh Nabi Muhammad semenjak hijrah ke Madinah. Haji wada dilaksanakan pada bulan Dzulhijjah tahun 632 masehi . Kaum muslimin yang mengikuti haji wada adalah mencapai 120.000 orang.
52. Pada haji wada ini nabi menyampaikan khutbah yang panjang yang disebut “Khutbatul Wada”, yang isinya: larangan melakukan riba, larangan tentang membalas dendam atas pembunuhan, tentang hak suami dan istri, dan nabi mewasiatkan dua perkara yang nabi menjamin jika memegang teguh keduanya manusia tidak akan tersesat. Kedua peninngalan itu adalah Al Qur’an dan sunah Nabi.
53. Pada haji wada juga nabi menerima wahyu yang terakhir yaitu Surat Al Maidah ayat 3.
54. Nabi Muhammad meninggal dunia pada hari senin tanggal 12 Rabiul awal tahun 11 hijriyah ( 8 Juni 632 M ).
55. Nabi meninggal dirumah istrinya yaitu Aisyah dan dimakamkan diruma itu.
H. KHULAFAUR ROSYIDIN
56. Khulafa artinya para pemimpin/khalifah-khalifah, Khalifah artinya para pemimpin negara, Khilafah artinya wilayah pemerintahan, Khalifatur Rosul artinya pengganti rosulullah sebagai kepala pemerintahan, sedangkan Rosyidin artinya orang-orang yang mendapat petunjuk.
57. Khulafaur Rosyidin artinya para pemimpin yang bijaksana sebagai pengganti rosul dalam hal pemerintahan yang mendapat petunjuk dari Allah SWT .
58. Khulafaur Rosyidin berjumlah empat orang sahabat nabi yaitu:
1. Abu bakar Ash-shidik (11-13 H = 632-634 M)
2. Umar bin Khattab (13-23 H = 634-644 M)
3. Utsman bin Affan (23-35 H = 644-656 M)
4. Ali bi Abi Thalib (35-41 H = 656-652 M)
Sedangkan menurut sebagian ahli sejarah lain khulafaur Rosyidin berjumlah lima orang dan yang kelima adalah khalifah Umar bin Abdul Aziz
59. Tugas-tugas Khulafaur Rosyidin adalah: memimpin masyarakat sebagai kepala pemerintah, menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat, membela batas-batas wilayah kekuasaan islam, dan menegakkan agama Islam.
60. Abu baker shidik dilahirkan pada tahun 573 M, ayahnya bernama Utsman bin abi quhafah dan ibunya bernama Salma ummul khair, nama asli Abu baker adalah Abdullah bin Abi quhafah utsman, bin Amir bin Saad bin Taim bin Murrah bin Ka’ab bin Luai.
61. Nama abu baker shiddiq adalah gelar yang ia terima. Abu artinya bapak,Bakar artinya segera. Disebut demikian karena abu bakar adalah orang yang segera masuk islam setelah diajak rasullah SAW.
62. Abu Bakar Shiddiq adalah pedagang yang sangat terkenal dan sukses. Rasullah menikahi putri Abu Bakar Shiddiq yaitu Aisyah.
63. Abu Bakar Shiddiq adalah seorang dermawan, lemah lembut, pemberani, Ia juga termasuk orang pintar dan penyabar.
64. Abu Bakar adalah orang yang pertama kali menyebarkan peristiwa isra mi’raj Rasulullah Saw sehingga ia diberi gelar Ash-Shiddiq
65. Abu Bakar menjadi khalifah selama dua tahun 11-13 H ( 632-634 M ).
66. Pada masa kekhalifahannya, ia berhasil menumpas pemberontakan kaum yang murtad, kaum yang tidak mau membayar zakat dan nabi palsu.
Kejadian-kejadian penting selama pemerintahan
Khalifah Abu Bakar Sidiq
Abu Bakar menjadi khalifah selama 2 tahun 3 bulan, selama pemerintahannya terhadap kejadian-kejadian penting diantaranya :
1. Terpilih menjadi Khalifah 12 Rabiul Awwal 11 H = 8 Juni 632 M
2. Mengerahkan pasukan Usamah 11 H = 632 M
3. Memerangi kaum yang tidak mau membayar zakat bulan Sya’ban 11 H = Oktober 632 M
4. Menaklukan kaum murtad bulan ramadhan 11 H = November 632 M
5. Menaklukan Nabi palsu Musailimah bulan Dzulhijah 11 H = awal tahun 633 M.
6. Menghimpun ayat-ayat Al-Qur’an.
7. Mengirimkan pasukan kedaerah Irak tahun 12 H = 633 M.
8. Mengirimkan pasukan ke daerah Syam ( Syiria ) tahun 13 H = 634 M
9. Sakit dan wafatnya Abu Bakar Jumadil akhir 13 H = Agustus 634 M

67. Umar bin Khattab dilahirkan 13 tahun setelah peristiwa penyerangan ` Ka’bah oleh raja Abrahah.
68. Sebelum masuk Islam, Umar bin Khattab adalah pemuka Quraisy yang sangat membenci Islam. Ia tak segan-segan menyiksa kaum Quraisy yang memeluk agama Islam.
69. Sifat-sifat Umar bin Khattab :
a. Berani,teguh pendirian, tegas, dan cerdas.
b. Tumbuh sebagai orang dewasa yang keras sebagaimana didirikan keluarganya.
c. Tutur bahasa Umar bin Khattab halus bicaranya sangat fasih. Kehidupan Umar bin Khattab sangat sederhana.
70. Umar bin Khattab masuk Islam di usianya yang ke-27 setelah beliau membaca Al-Qur’an surat Thaha ayat 1-8.
71. Pada malam hari, Umar bin Khattab menyelusuri perkampungan untuk mengetahui keadaan rakyatnya.
72. Umar bin Khattab selalu menangis dan merasa berdosa apabila mengetahui ada rakyatmya yang tidak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya.
73. Umar bin Khattab secara resmi memulai penanggalan kalender Hijriayah pada bulan Rabiul Awal tahun 16 H.
74. Lembaga-lembaga yang didirikan pada masa khalifah Umar bin Khattab ialah : perpajakan, keuangan, pengadilan, administrasi, kepolisian,. Beliau juga membentuk sekretaris disetiap lembaga dan mendirikan pos-pos militer ditempat-tempat yang dianggap strategis.
75. Pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab terjadi penaklukan Persia yang berlangsung dari tahun 13 H sampai 23 H.
76. Umar bin Khattab meninggal dunia pada tanggal 23 Dzulhijah tahun 23 Hijrah. Abu Lu’luah Fairuz menikam beliau ketika sedang melaksanakan shalat Subuh bersama kaum Muslimin yang lain.
77. Masa kekhalifahan Umar bin Khattab ialah 10 tahun 6 bulan dan 4 hari. Beliau meninggal dunia ketika berusia 63 tahun.
Kejadian-kejadian penting pada masa
khalifah Umar bin Khattab
1. Terpilihnya menjadi khalifah 13 H = 634 M
2. Perang Ajnadin melawan tentara Ramawi tahun 16 H
3. Perang Cadissia melawan tentara Romawi tahun 16 H = 636 M
4. Perang Jalula melawan tentara Persia tahun 16 H = 636 M
5. Jatuhnya kota Baitul Maqdis tahun 18 H = 639 M
6. Jatuhnya kota Madian 18 H = 639 M
7.Perang Alfarma melawan tentara Romawi di Mesir tahun 20 H = 641 M
8. Penyerbuan benteng Babil di Mesir tahun 20 H = 641 M
9. Perang Nahawan melawan tentara Persia tahun 21 H = 642 M
10. Jatuhnya kota Iskandariah di Mesir tahun 22 H = 642 M
11. Wafat Umar bin Khattab 23 H = 644 M
78. Utsman bin Affan dilahirkan dikota mekah 6 tahun setelah lahirnya Rasulullah Saw.
79. Utsman bin Affan diberi gelar Dzun Nurain yang artinya penilik dua cahaya. Yang dimaksud dua cahaya itu adalah kedua putri Rasulullah yaitu : Ruqayah dan Ummu Kulsum. Diberi gelar demikian karena Ustman bin Affan menikahi kedua putri Rasulullah Saw tersebut.
80. Sebelum masuk Islam Utsman bin Affan adalah seorang saudagar yang kaya. Ia juga orang yang terpandang dikalangan bangsa Arab.
81. Utsman bin Affan adalah seorang pemalu, lembut dan dermawan.
82. Utsman bin Affan terpilih menjadi khalifah menggantikan Umar bin Khattab, menjadi kalifah selama 12 tahun dari tahun 25-35 H ( 664-656 M ).
83. Utsaman bin Affan sangat berjasa dalam menjaga keaslian dan kemurnian Al-Qur’an. Beliau berhasil membukukan dan menyamakan tulisan Al-Qur’an yang dikenal dengan Rasm Utsmani. Al-Qur’an tersebut disebarkan keberbagai wilayah yaitu : Mesir, Syam, Bashrah, Kufah, Mekah, Yaman dan Madinah
84. Diakhir pemerintahan Utsman bin Affan terjadi pemberontakan-pemberontakan. Hal ini disebabkan Utsman bin Affan banyak mempercayakan jabatan pemerintan kepada keluarganya sendiri. Disamping itu ada orang yahudi yang ingin memanfaatkan keadaan supaya lebih kacau. Pada bulan Dzulhijah tahun 35 H para pemberontak menganiaya Utsaman bin Affan hingga meninggal dunia.
85. Ali bin Abi Thalib lahir dimekah 32 tahun setelah lahirnya Rasulullah Saw.
86. Ali bin Abi Thalib adalah orang yang sederhana, pemberani, cinta kepada ilmu pengetahuan dan adil.
87. Rasulullah menikahkan Ali bin Abi Thalib kepada putrinya yang bernamaFatimah Az-zahra.
88. Pada masa Abu Bakar dan Umar bin Khattab, Ali bin Thalib dipercaya kepada penasehat pemerintah.
89. Ali bin Abi Thalib terpilih sebagai khalifah menggantikan Utsman bin Affan yang terbunuh oleh para pemberontak. Ali bin Abi Thalib menjadi khalifah selama 5 tahun yaitu dari tahun 35 – 40 H ( 656-660 M).
90. Ali bin Abi Thalib meninggal di Kufah. Beliau ditusuk oleh Abdurahman bin Muljam ketika salat subuh. Ali bin Abi Thalib meninggal dunia pada usia 63 tahun, tepatnya pada tanggal 17 Ramadhan 40 H.
91. Pada masa pemerintahan Ali bin Abi Thalib tidak terjadi perluasan wilayah islam karena banyaknya kerusuhan (peperangan) yang terjadi pada masa itu diantaranya perang Jamal/perang berunta melawan pasukan yang dipimpin oleh Aisyah binti Abu Bakar, perang Siffin melawan pasukan Muawiyah bin Abu Sufyan dan perang melawan golongan Khawarij yaitu golongan yang keluar dari barisan Ali bin Abi Thalib. Sedangkan pengikut setianya disebut kaum Syi’ah.

WALI SONGO
Wali Songo berasal dari kata Wali dan Songo.Wali artinya ulama yang meneruskan penyiaran agama islam pada umat manusia ,sedangkan Songo (bahasa jawa)artinya 9.
Jadi Wali Songo ialah 9 Wali yang mempelopori penyebaran agama islam di pulau Jawa dan sekitarnya. Mereka menyebarkan agama islam dengan cara dan taktik yang sesuai denga keadaan masyarakat pada waktu itu.
Wali Songo menyiarkan agama Islam di Jawa, sekitar abad ke 15 dan ke 16 M. sebutan lain dari Wali Songo adalah Sunan.
Nama-nama dan asal-usul Wali Songo :
1. Maulana Malik Ibrohim berasal dari negeri Arab
2. Sunan Ampel,yang waktu kecilnya bernama Raden Rahmat , berasal dari Campa di daerah Aceh (sekarang bernama Jeumpa).
3. Sunan Giri di sebut juga Raden Paku .Pada waktu mudanya ia bernama Maulana Ainul Yakin. Ayahnya bernama Maulana Ishak seorang mubaligh dari Fasai
4. Sunan Drajat, nama kecilnya ialah Syaripuddin. Ia adalah saudara Sunan Bonang dan Sunan Ampel .
5. Sunan Bonang, pada mulanya bernama Makhdum Ibrohim . Ia adalah salah seorang putra Sunan Ampel.
6. Sunan Kali Jaga, pada waktu mudanya ia bernama Raden Mashaid. Ia adalah putra Tumengung Suhur Wilatika Bupati Tuban.
7. Sunan Kudus. Sewaktu kecil ia menjadi mubaligh bernama Syekh Ja’far Shadiq. Ia adalah putra Raden Usman yang bergelar Sunan Gunung dari Bloro.
8. Sunan Muria. Nama kecilnya Raden Prawoto. Ia putra Sunan Kali Jaga. Nama Sunan Muria diambil dari tempat makamnya di gunung Muria dekat Kudus.
9. Sunan Gunung Jati, sering juga disebut Faletehan. Nama Arabnya ialah Fatahillah. Nama yang sebenarnya Syarif Hidayatullah. Ia keturunan raja Pasai.
Selain Wali Songo tersebut dikenal juga wali-wali juga yang lain seperti Syekh Subakir, Sunan Bayat, Syekh Siti Jenar dan Sunan Geseng.

9/13/2009

Makhroj huruf Hijaiyah page 2


1. Kelompok huruf-huruf Halqiyah (Tenggorokan)

Huruf-hurufnya adalah: hamzah, ha', 'ain, ha, ghain dan kha.
Huruf hamzah dan ha’ makhrajnya di tenggorokan bagian dalam.
Huruf ‘ain dan ha makhrajnya di tenggorokan bagian tengah.
Huruf ghain dan kha makhrajnya di tenggorokan bagian luar.

2. Kelompok huruf-huruf Lahawiyah (Tekak)
Huruf-hurufnya adalah: qaf dan kaf.
Huruf qaf makhrajnya di pangkal lidah dekat tenggorokan, sejajar dengan langit-langit lunak.
Huruf kaf makhrajnya di pangkal lidah, sejajar dengan langit-langit lunak, sedikit di bawah makhraj qaf.

3. Kelompok huruf-huruf Syajariah (Tengah Lidah)

Huruf-hurufnya adalah: jim, syin, ya dan dhad.
Huruf jim, syin dan ya makhrajnya di lidah bagian tengah, sejajar dengan langit-langit keras bagian atas.
Huruf dhad makhrajnya di sisi lidah, sejajar dengan geraham bagian atas.

4. Kelompok huruf-huruf Asaliyah (Ujung Lidah)
Huruf-hurufnya adalah: zay, sin dan shad.
Huruf zay, sin dan shad makhrajnya di ujung lidah lewat gigi seri atas, yaitu di atas gigi seri bawah dengan sedikit kelonggaran.

5. Kelompok huruf-huruf Dzalaqiyah (Pinggir Lidah)
Huruf-hurufnya adalah: lam, nun dan ra.
Huruf lam makhrajnya adalah di ujung lidah sejajar dengan gusi atas.
Huruf nun makhrajnya adalah di ujung lidah, sedikit di bawah makhraj lam.
Huruf ra makhrajnya adalah di ujung lidah, sedikit di bawah makhraj nun.

6. Kelompok huruf-huruf Nith'iyah (Langit-langit Mulut)

Huruf-hurufnya adalah: tha, dal dan ta.
Huruf tha, dal dan ta makhrajnya di ujung lidah lewat pangkal gigi seri atas.
Kelompok huruf-huruf Litsawiyah (Gusi)

Makhorijul huruf bagian 1


Sekapur Sirih


Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam, Yang telah mengijinkan penyusun menyelesaikan Pelajaran Ilmu Tajwid ini. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Rasulullah SAW, keluarganya dan para sahabatnya.

Pelajaran Ilmu Tajwid ini berawal dari keinginan penyusun untuk menyediakan materi yang bisa mendukung penyelenggaraan Program Pendidikan Pondok Pesantren Daarul Huda Desa Karanganyar Kecamatan Dawuan Kabupaten Majalengka. Semoga Allah SWT melindungi pengguna Pelajaran Ilmu Tajwid ini dari segala kekurangan yang disebabkan karena keterbatasan ilmu penyusun. Amin.

Mudah-mudahan Allah SWT dapat menjadikan Pelajaran Ilmu Tajwid ini bermanfaat bagi mereka yang sedang belajar membaca Al-Qur’an, Khususnya bagi penyusun umumnya bagi setiap muslim muslimat yang tertarik untuk belajar Al-Qur’an.

Tempat Keluar Huruf (Makhraj)

Tiap-tiap huruf hijaiyah mempunyai tempat keluarnya masing-masing dari bagian-bagian mulut tertentu. Tempat keluar huruf ini dinamakan Makhraj. Makhraj huruf ini dapat dikelompokkan atas:

  1. Kelompok huruf-huruf Halqiah (Tenggorokan)
  2. Kelompok huruf-huruf Lahawiyah (Tekak)
  3. Kelompok huruf-huruf Syajariah (Tengah Lidah)
  4. Kelompok huruf-huruf Asaliyah (Ujung Lidah)
  5. Kelompok huruf-huruf Dzalaqiyah (Pinggir Lidah)
  6. Kelompok huruf-huruf Nith'iyah (Langit-langit Mulut)
  7. Kelompok huruf-huruf Litsawiyah (Gusi)
  8. Kelompok huruf-huruf Syafawiyah (Bibir)